Home Reportase PT MRT Jakarta Segera Membangun Fase 2 Koridor Bundaran HI-Kota

PT MRT Jakarta Segera Membangun Fase 2 Koridor Bundaran HI-Kota

1 Menit Durasi Baca
0
1
18

JAKARTA (VonisTipikor.Com) — Usai merampungkan pembangunan Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu (MRT) tahap I, pemerintah dan PT MRT  Jakarta selanjutnya melakukan Kick-off dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan pengadaan proyek fase 2 MRT Jakarta Koridor Bundaran HI-Kota.

Penandatanganan disaksikan oleh Direktur Penelitian dan Pengembangan Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Wawan Wardiana dan perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPKP) RI, Ikak Gayu Patriastomo.

“Fase 1 sudah selesai. Sudah melakukan operasi komersialnya dengan tingkat penggunaan mencapai 80 ribu orang penumpang per hari. Kami harapkan bisa mencapai 100 ribu orang per hari,” ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar  di Le Meridien Hotel Jakarta, pada Rabu (19/6/2019).

Menurutnya, hal ini menunjukkan masyarakat terbantu akibat adanya rute baru. PT MRT berharap dapat melanjutkan proses ke fase berikutnya.

“Kami mohon dukungan dari segala pihak tidak hanya sejak masa pengadaan namun juga sampai saat implementasinya sehingga sesuai dengan governance yang dipersyarakatkan,” katanya.

Seperti diketahui, dalam pengerjaan fase 2, akan ada enam paket kontrak yang terdiri dari CP200 untuk pekerjaan Gardu Listrik (RSS) di Monas; CP201 untuk Bundaran HI-Monas; CP202 untuk Harmoni-Mangga Besar; CP203 untuk Glodok-Kota, CP205 untuk pekerjaan sistem perkeretaapian (railway systems) dan rel (track works); dan CP206 untuk pekerjaan kereta (rolling stock). Diharapkan seluruh pekerjaan pembangunan selesai pada 2024. (HUS)***

 

 

 

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Reportase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

6 Pejabat Pemkot Tangerang Akan Diperiksa Polisi Soal Lahan

BANTEN (VonisTipikor.Com) —  Walaupun perdamaian Antara Kementerian Hukum dan HAM de…