Home Reportase Pelabuhan Bakauheni Berlakukan Diskon Dan Kenaikan Tarif 10 Persen Bagi Pemudik

Pelabuhan Bakauheni Berlakukan Diskon Dan Kenaikan Tarif 10 Persen Bagi Pemudik

1 Menit Durasi Baca
0
1
9

BANTEN (VonisTipikor.Com) — Bagi pemudik yang hendak menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya melalui Pelabuhan Bakauheni perlu melakukan manajemen waktu yang tepat.

Pasalnya PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) terhitung mulai Kamis (30/5/2019) telah resmi memberlakukan tarif difrensiasi untuk siang dan malam hari.

Keberangkatan siang hari akan mendapatkan diskon 10 persen atau menjadi Rp 337.000 per kendaraan.

Sedangkan untuk keberangkatan pada malam hari akan dikenakan kenaikan tarif 10 persen atau menjadi Rp 411.000 per kendaraan.

“Kita berharap dengan adanya penerapan diskon dapat mendorong masyarakat yang hendak mudik melakukan perjalanan penyeberangan pada siang hari. Sehingga bisa terhindar dari potensi antrean saat puncak arus mudik dan balik,” terang Dirut PT ASDP, Ira Puspadewi dalam siaran pers yang diterima, Kamis (30/5/2019).

Penerapan diskon tiket terpadu lintasan Merak-Bakauheni pada kondisi puncak sesuai dengan arahan kebijakan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Diharapkan melalui kebijakan ini dapat lebih efektif untuk mengurai kemacetan pada saat puncak arus mudik dan balik lebaran.

Adapun, difrensiasi tarif yang diberikan kepada kendaraan golongan IV di Pelabuhan Merak berlaku 30 Mei (H-6) hingga 3 Juni (H-2).

Diskon berlaku pada siang hari pada pukul 08.01 WIB hingga pukul 19.59 WIB.

Sebaliknya untuk penerapan kenaikan tarif, berlaku pada pukul 20.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.

Sedangkan untuk di Pelabuhan Bakauheni diskon tarif berlaku pada tanggal 7 Juni (h+1) hingga 10 Juni (H+4).

Untuk lintasan Merak-Bakauheni pada mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada 1,42 juta penumpang yang akan melintas.

Jumlah ini naik 5 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, 1,35 persen.

Begitu juga dengan kendaran sepeda motor diperkirakan akan mengalami kenaikan 5 persen, dari 103.709 unit pada tahun lalu mencapai 108.894 unit pada tahun ini.

Untuk kendaraan roda 4 diperkiraan akan mengalami kenaikan tertinggi mencapai 15 persen, dari 170.968 unit pada tahun lalu menjadi 170.613 unit pada tahun ini.

Pewarta : (Benni VT)*

 

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Reportase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kelengkapan PPDB Tingkat SMP di Tangerang Dapat Menggunakan Keterangan Domisili

BANTEN (VonisTipikor.Com) — Ada yang baru dalam syarat Penerimaan Peserta Didik Baru…