Home Reportase Pembunuh Mandor Sawit PT. PLS Kotabaru Ditangkap Dalam Hutan

Pembunuh Mandor Sawit PT. PLS Kotabaru Ditangkap Dalam Hutan

1 Menit Durasi Baca
0
2
605

KALSEL(VonisTipikor.Com) — Bukit Goa yang terletak di wilayah Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, ternyata merupakan tempat persembunyian Muhammad Sayril Hanafi alias Iril yang sempat melarikan diri usai melakukan pembunuhan Mandor Sawit PT. PLS Divisi 3 Desa Sampanahan, pada Rabu (22/5/2019).

Pengejaran yang di lakukan Anggota Polisi Polsek Sampanahan dan unit Buser Polres Kotabaru membuat Iril tak berkutik, selama 8 Hari Buron akhirnya petugas berhasil meringkusnya pada Rabu (28/5/2019) sekira pukul 01.30 Wita.

Damister Sinaga (Korban) meninggal dunia seketika di tempat Perkebunan Sawit beberapa waktu lalu terdapat luka robek di bagian Kening Sebelah Kanan, Pelipis Mata Kanan, Wajah bagian Depan, Rahang sebelah Kanan, Rahang sebelah Kiri, Leher bagian Kanan,  serta Lengan bagian Kiri.

Selama 6 Jam Kapolsek Sampanahan Iptu Imam Wahyu Pramono SIK memimpin Jajarannya bersama sama Keluarga Pelaku mencari dengan berjalan kaki menempuh jarak yang cukup jauh memasuki dan melakukan penyisiran di hutan demi mencari tersangka, sehingga akhirnya tersangka di temukan dari tempat persembunyiannya didalam Goa, sebelumnya memang pihak Kepolisian juga telah melakukan pendekatan terhadap keluarga tersangka agar Iril bisa menyerahkan diri kepihak Kepolisian.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Sampanahan Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, pelaku pembunuhan sudah ditangkap. Kini pelakunya sedang diproses lebih lanjut setelah ditangkap bersama unit buser Polres Kotabaru. Ia juga menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, Pelaku Pembunuhan melakukan itu karena sakit hati dan sering dimarahi serta ditantang berkelahi oleh Sang Mandor (Korban).

Kronologis berawal saat pelaku bekerja sebagai buruh sawit, secara langsung mendapatkan tantangan berkelahi oleh Damister pelaku pun emosi dan tidak bisa menahan diri, saat itu Ia memang tidak langsung merespon, namun saat korban hendak mengambil makan dalam posisi membelakangi pelaku, di situlah pelaku mendapatkan kesempatan hingga ia langsung melampiaskan amarahnya dengan menebaskan parang hingga mengenai bagian leher belakang korban.

Setelah itu, korban berusaha lari dan pelaku terus mengejar. Saat pelaku berupaya mengejar korban, pelaku justru yang terjatuh sehingga membuat korban berbalik mencoba merebut parang milik pelaku, namun pelaku masih kuat melawan dan kembali menebaskan Parangnya ke Kepala bagian Depan korban, dengan posisi korban yang melemah kemudian Pelaku pun menebaskan parangnya secara brutal hingga Korban tersungkur dan tewas.

Pewarta : (HH VT)**

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Reportase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kelengkapan PPDB Tingkat SMP di Tangerang Dapat Menggunakan Keterangan Domisili

BANTEN (VonisTipikor.Com) — Ada yang baru dalam syarat Penerimaan Peserta Didik Baru…