Home Reportase Mohammad Z. D Nagaria: Genderang Perang Melawan Korupsi

Mohammad Z. D Nagaria: Genderang Perang Melawan Korupsi

2 Menit Durasi Baca
0
1
258
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Mohammad Z. D Nagaria, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GN-PK)

VONISTIPIKOR.COM, Jakarta — Setiap akhir tahun tepatnya di setiap tanggal, 09 Desember sebagian besar Negara-negara didunia termasuk Indonesia memperingati hari anti korupsi seduania. Masyarakat internasional memiliki semangat yang sama untuk memberantas korupsi.

Indonesia memandang korupsi sebagai musuh utama. Karena, kejahatan rasua itu telah berdampak besar bagi kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Genderang perang melawan korupsi telah ditabuh. Tidak ada pilihan lain kecuali semua komponen bangsa bersatu untuk bangkit melawan korupsi yang telah mengarah pada kekacauan ekonomi dan keuangan negara serta menghambat pembangunan nasional yang berakibat pada kemiskinan dan penderitaan rakyat banyak.

Mencegah dan memberantas korupsi bukanlah semata menjadi tugas dan wewenang aparat penegak hukum yang berada di lembaga Negara baik itu KPK, Kepolisian dan Kejaksaan saja, namun merupakan tanggung jawab semua komponen bangsa.

Saat ini bangsa Indonesia sedang diambang multi krisis baik di bidang ekonomi, keuangan Negara, budaya hingga pada kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang salah satunya datang dari kejahatan korupsi yang semakin merajalela dan tumbuh bagaikan jamur. Celakanya lagi, sasaran korupsi telah merambah pada institusi lembaga tinggi Negara yang terhormat baik eksekutif, legislatif hingga yudikatif.

Akhir–akhir ini melalui media cetak, media elektronik dan media online public dihebohkan lagi dengan peristiwa yang sangat mengejutkan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh oknum anggota DPRD Jawa Timur, bersama kronisnya atas dugaan melakukan tindak pidana korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mohammad Z. D Nagaria, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GN-PK)
Mohammad Z. D Nagaria, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GN-PK)

Sementara belum lepas dari ingatan public KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap beberapa oknum di lingkungan pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tetinggal dan Trasimigrasi dan Badan Pemerikasa Keungan (BPK).

Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GN-PK) Prof. DR. Farouk Muhammad, mengatakan, bentuk kejahatan korupsi di Indonesia tergolong extra-ordinary crimes, karena pelaku maupun modus kejahatan korupsi sudah cukup canggih.

Penanganannya tidak bisa dilakukan dengan cara-cara seperti menghadapi ‘kejahatan warungan’ yang konvesional, melainkan harus dibentuk lembaga dengan kewenangan yang luar biasa. “Jadi, ancaman kejahatan yang canggih harus dihadapi dengan penangkal canggih agar seimbang”.

Hal itu dikatakan Jenderal Purnawirawan Polri itu melalui makalahnya “Penguatan KPK, Polri dan Kejaksaan” di hadapan peserta Pendidikan dan Pelatihan Korupsi Tingkat Dasar (Diklatsusda) padadiskusi nasional memperingati hari Anti Korupsi Sedunia 09 Desember 2016, bersamaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama DPN GN-PK yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Provinsi Gerakan Nasional Pembertantasan Tindak Pidana Korupsi (DPP GN-PK) Sulawesi Selatan di Kota Makassar.-

Mohammad Z. D Nagaria, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GN-PK).***

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari Redaksi
Muat Berita Lainnya Di Reportase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Diduga Mendapat Tekanan Politis, Sekda Kota Batu Dikabarkan Mengundurkan Diri

VONISTIPIKOR.COM,  Batu — Beredar kabar salah satu Pejabat Pemkot Batu telah mengaju…