Home Reportase Pemkot Batu Dapat WTP Dari BPK, Padahal Jawa Timur Park Grup Nunggak Pajak 24 M

Pemkot Batu Dapat WTP Dari BPK, Padahal Jawa Timur Park Grup Nunggak Pajak 24 M

1 Menit Durasi Baca
0
0
227

VONISTIPIKOR.COM, Batu — Terkait besarnya tunggakan piutang pajak dari Jawa Timur Park (JTP) Grup yang belum dibayar, Pemerintah Kota Batu pun dituding tidak serius menagih pajak kepada perusahaan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jatim, nilai piutang pajak JTP Grup mencapai Rp 24 milyar lebih.

“Mereka tidak serius untuk menagih pajak kepada JTP Grup hingga memiliki tanggungan yang cukup fantastis yakni, mencapai Rp 24 miliar,” kata Soehardono Frans, Sekertaris Yayasan Ujung Aspal (YUA) kepada VonisTipikor.com, Kamis (01/06/2017).

“Ada tunggakan pajak sebesar itu, tapi kok malah Pemkot Batu mendapatkan predikat WTP? Padahal sebelumnya selalu disclaimer,” kata salah seorang tokoh yg tidak mau disebutkan namanya.

Soehardono Frans menambahkan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saja sangat dibebankan kepada masyarakat kecil. Jika tidak membayar PBB dipastikan masyarakat tidak bisa mengurus administrasinya ke desa atau bahkan ke tingkat kelurahan setempat.

Tapi hal ini justru terbalik yang ditunjukan oleh pihak BKD, bahwa pihak swasta yang menunggak miliaran rupiah terkesan memang, sengaja dibiarkan. Bahkan mendapatkan perhatian khusus dengan mendapatkan izin untuk mendirikan Wahana Jatim Park 3 atau yang disebut Dino Park.

“Dinas terkait tidak tegas, membuat pihak swasta yang memiliki piutang pajak dibiarkan melakukan pembangunan wisata buatan di beberapa tempat. Padahal piutangnya masih miliaran. Itu sangat merugikan masyarakat Kota Batu dan pihak Pemkot Batu sendiri,” imbuhnya.

Terkait dengan pemeriksaan dari BPKP Jatim tersebut, bisa menjadi acuan dan membuktikan bahwasanya kinerja dinas terutama BKD sangat lemah.

Alex Yudawan, Ketua Yayasan Ujung Aspal (YUA) kepada VonisTipikor.com, Rabu (31/05/2017) menilai bahwasanya dinas terkait dalam hal ini Badan Keuangan Daerah (BKD) — yang dulu Dinas Pendapatan Daerah Pemkot Batu — dinilai tidak serius dalam menagih tunggakan pajak JTP Grup.

Padahal, seyogyanya pajak tersebut sangat penting untuk pembangunan, dan negara juga butuh pajak. Dispenda yang sekarang menjadi BKD di bawah kepempimpinan Zadim Efisiensi, memang terkesan tebang pilih dalam penagihan tunggakan pajak.

“Apakah ada intervensi dari atasannya sendiri? itu yang menjadi pertanyaan. Karena itu, saya berjanji akan terus mengawal masalah ini sampai selesai,” tandas Alex (ris/mry)

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari Redaksi
Muat Berita Lainnya Di Reportase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Diduga Mendapat Tekanan Politis, Sekda Kota Batu Dikabarkan Mengundurkan Diri

VONISTIPIKOR.COM,  Batu — Beredar kabar salah satu Pejabat Pemkot Batu telah mengaju…