Home Nasional Mendikbud : Guru Jangan Mengklaim Diri Sebagai Orang Yang Serba Tahu

Mendikbud : Guru Jangan Mengklaim Diri Sebagai Orang Yang Serba Tahu

1 Menit Durasi Baca
0
1
73

VONISTIPIKOR.COM, JAKARTA: Peran guru telah bergeser di era teknologi saat ini. Generasi millenial  mempunyai tantangan yang berat di era kecanggihan teknologi. Tugas guru adalah bagaimana mengimbangi kecepatan siswa yang mengakses informasi. Guru jangan mengklaim diri sebagai orang yang serba tahu.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP  dalam acara Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  masa bakti  Tahun 2013-2019 yang diselenggarakan di ruang Cempaka, Hotel Grand Cempaka, Jakarta, 8-10 Februari 2019.

Menurut Muhadjir, Guru sebagai penghubung sumber informasi (resource linker) dan pengetahuan. Guru sebagai fasilitator, memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya. Guru sebagai katalisator sesuai bakat dan keahliannya masing-masing. Kekurangan anak di mata pelajaran tertentu belum tentu membuat masa depan anak itu menjadi suram. Bisa saja anak itu memiliki kelebihan di bidang lain untuk dikembangkan menunjang masa depannya.

Konkernas PGRI kali ini diikuti oleh peserta  sekitar 400 orang yang terdiri dari Pengurus Besar (PB) PGRI, Utusan Dewan Penasihat PB PGRI, Utusan Dewan Pakar PB PGRI, Ketua dan Sekretaris Perangkat Kelengkapan Organisasi, Pengurus Pusat IGTKI PGRI, dan pengurus PGRI Provinsi dan perwakilan pengurus PGRI Kabupaten Kota Seluruh Indonesia. Dengan Tema ‘PGRI Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Pendidikan Abad Ke-21.

Konkernas dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (purn) Moeldoko. Dalam sambutannya Moeldoko menyampaikan selamat kepada PGRI atas pelaksanaan Konkernas kali ini, dan mengharapkan  PGRI sebagai mitra strategis pemerintah di bidang pendidikan dapat menjadi motor penggerak perubahan pendidikan yang saat ini dinamikanya begitu cepat merespon era revolusi industri.

Sebagai keynote speaker dalam kegiatan ini Mendikbud   juga menyinggung tentang rekruitmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Untuk ke depannya semua guru akan diisi oleh PPPK, tidak lagi berstatus PNS. Untuk tahun ini, sekitar 150.000 guru yang direkrut dengan jalur PPPK diutamakan bagi honorer K2.  Karena kekurangan guru sekitar 700 ribu orang, maka Pemerintah berharap bahwa di tahun 2023, permasalahan guru honorer akan selesai. (HUS/Red).

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Ketum DPN GN-PK Dukung Ramzah Thabraman Caleg DPR RI Dapil Sulsel

VONISTIPIKOR.COM, MAKASSAR — Perhelatan Pemiliham Presiden (Pilpres) dan Pemilihan L…