Home Investigasi Pendataan Kepemilikan Kapal Ikan di Kotabaru Tidak Akurat

Pendataan Kepemilikan Kapal Ikan di Kotabaru Tidak Akurat

2 Menit Durasi Baca
0
1
428

VONISTIPIKOR.COM, Kotabaru, Kalsel — Setiap warga yang memiliki kapal penangkap ikan, secara aturan sudah pasti memiliki  Surat Bukti Pencatatan Kapal Perikanan yang dikeluarkan oleh Dinas Perikanan setempat sebagai tanda terdaftar.

Pendaftaran dilakukan oleh dinas, agar tidak hanya mengetahui data jumlah nelayan pemilik kapal di wilayahnya, namun tentu juga sebagai dasar pemerintah memberikan bantuan secara tepat sasaran.

Namun,  yang terjadi di wilayah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, berdasarkan pantauan dan temuan media vonistipikor.com ada yang beda.  Surat Bukti Pencatatan Kapal Perikanan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru dirasa sangatlah tidak prosedur, proses Pencatatan Kapal yang di berikan kepada nelayan di tahun 2017 lalu tidak melalui tanda tangan langsung Kepala Dinas Perikanan, Ir. Mochran, melainkan hasil scanner saja.

Salah satu contoh  surat  Bukti Pencatatan Kapal Perikanan Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, dengan nomor register : 523/3629/WASLIN-NK/DP/2017, nama pemilik IPANSYAH beralamat di Desa Rampa Manunggul Kecamatan Sampanahan, nama kapal VIA VALLEN dengan merk mesin Dongfeng 26 DK, berat kotor 2 GT/Kayu tahun pembuatan 2014, alat penangkap ikan Trammel Net (Gondrong)/Jaring, surat tersebut berlaku sejak tanggal penerbitan 15 Desember 2017 s/d 14 Desember 2017, yang di Scanner tandatangan Kepala Dinas Perikanan tertanggal 15 Desember 2017.

Ketika dilakukan konfirmasi terkait hal tersebut kepada Kadis Perikanan Ir. Mochran, di ruang kerjanya, Jum’at (25/05) mengatakan, bahwa kebiasaan dirinya, sebanyak apapun berkasnya, pasti ditandatanganinya, dan tidak terlalu mengetahui data tersebut secara rinci, Mochran juga mencontohkan masalah pembagian alat tangkap saja yang sangat banyak bertumpuk langsung dialah yang bertandatangan, dia juga mengungkapkan pihaknya terus membenahi dan memperbaiki sistem di birokrasi yang dia pimpin.

“Ada anak buah yang nakal saya geser, dan ini sudah saya lakukan,” terangnya. Ditanya  terkait apakah ada pungutan, pada penerbitan Surat Pencatatan Kapal,  Dia pun menjawab tidak ada sama sekali dan tidak di benarkan.

Ir. Mochran menegaskan kembali bahwa tidak ada Pungutan dari Instansinya kepada Nelayan, kalau ada oknum atau pelaku yang mengatasnamakan Dinas Perikanan untuk memungut maka siap siap mempertanggung jawabkannya.

Dengan melirik kejadian tersebut adalah Pekerjaan Rumah bersama tidak hanya pemerintah setempat saja untuk mencapai prosedur yang baik, tapi perlu juga Kesadaran para Nelayan sekitar walau sehari saja agar datang langsung mengambil dokumen yang berkaitan dengan Kapal, sehingga data benar valid adanya dan tidak adanya oknum oknum berkepentingan yang mencari Keuntungan.

Pewarta : (HH/HER)

Editor     : Redaksi

 

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kapolres Kota Tangerang Kunjungi Toko Posel Korban Perampokan

BANTEN (VonisTipikor.Com) — Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengunju…