Home Daerah Tramadol Dijual Bebas, Ini Tanggapan Kabid Obat Dinkes Pemkab Tangerang

Tramadol Dijual Bebas, Ini Tanggapan Kabid Obat Dinkes Pemkab Tangerang

1 Menit Durasi Baca
0
1
19

VONISTIPIKOR.COM, Tangerang-Banten — Menanggapi adanya keluhan masyarakat tentang maraknya peredaran obat-obatan dosis tinggi yang diperjualbelikan secara bebas di beberapa tempat umum, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan pengusaha apotek swasta yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang khususnya.

“Rencananya tahun ini akan kami panggil untuk dilakukan pembinaan dan sosialisasi,” ujar Muji Harja Kabid Obat Kesehatan Kabupaten Tangerang, kepada vonistipikor.com, Selasa (6/11/2018).

Menurutnya, pembinaan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada penjual tramadol berkedok toko apotek yang dijual tanpa adanya resep dokter.

“Mereka juga harus paham, obat dosis tinggi itu dijual harus menggunakan resep dokter, tidak boleh sembarangan diperjual belikan kepada umum,” tegasnya.

Sejak beberapa tahun belakangan, dari tahun 2015-2016 ditemukan warga yang menjual obat tramadol tanpa memiliki dokumen izin yang resmi. Sebab, kata dia, tramadol merupakan obat dengan dosis tinggi sehingga penjulannya harus dengan resep dokter dan teratur.

“Iya soal perizinannya pun menjadi salah satu materi yang akan kami bahas nantinya,” kata Muji.

Sebelumnya, sambung Muji, kami pernah melakulan penyegelan beberapa toko sampai ditindak ke jalur hukum. Kami juga minta bantuannya kepada rekan media, karena poksi Dinkes sangat terbatas yang wajib melakukan proses lebih lanjut adalah pihak kepolisian.

“Dinkes Kab. Tangerang pun pernah mengajak Satpol PP Kab. Tangerang untuk melakukan razia toko obat di Kabupaten Tangerang, namun sampai saat ini, kami belum bisa kembali melakukan kegiatan tersebut dengan pihak Satpol PP  dikarenakan belum ada waktu yang tepat,” tutur Muji.

Kepada awak media, Muji meminta apabila rekan media menemukan toko kosmetik di Kabupaten Tangerang yang sedang melakukan transaksi obat keras tanpa resep dokter, agar segera melapor kepadanya.

“Kami dari dinas kesehatan akan terjun kelokasi, bila sulit menghubungi kami laporkan ke Puskesmas terdekat,” katanya.

Perlu diketahui, tramadol merupakan obat yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang sedang, hingga cukup parah sehingga harus ada resep dokter jika dikonsumsi.

“Tramadol ini mirip dengan analgesik narkotika yang bekerja di otak untuk mengubah bagaimana tubuh penggunanya merasakan dan merespon rasa sakit,” pungkas Muji.

Pewarta : Deden/Benni VT

Edit     : Redaksi

 

Muat Berita Terkait Lainnya
Muat Berita Lainnya Dari redaksi1
Muat Berita Lainnya Di Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Tidak Butuh Waktu Lama Polisi Ringkus Pembunuh Dufi

VONISTIPIKOR.COM, JAKARTA — Penyelidikan cepat yang dilakukan  Subdit III Resmob Dit…